Kepada Allah yang Maha membolak-balikkan hati.

Alam jagat raya yang menunjukkan berbagai fakta.
Kembali kepada Pencipta yang mengetahui kebenarannya.

Repeat trouble in my heart, maybe you too.
Resah, gundah.

Just back to God, we will feel satisfied.
Muhasabah..

Terus menanyakan.
Tentang keburukan hati yang tidak mudah untuk memaafkan.
Sulit memang, merasa dikekang pada satu alasan.

Guys, jangan berlarut dalam kesedihan.
Ini aku juga mengingatkan pada diriku sendiri untuk selalu bersabar.

Terpaan masalah yang saling menyaut.
Jadikan sebuah pembelajaran.
Percayalah dengan semua itu kita jadi kuat.

Bak daun dengan hembusan angin, dia terus bertahan.
Walau akhirnya gugur, dia akan berproses kembali tumbuh membentuk gugusan baru.

Tau tentang hakikat sebuah hati ?
Yang katanya bakal saling memiliki. Ya, benar.
Yang lain ?

Taqarrub lillahi ta'ala. Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"... gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan" [Âli ‘Imrân/3 : 186]

Benar juga yang dibilang teman, ngaca.
Kesalahan kita atau mungkin kesalahan orang lain.
Bahkan semua kembali pada kita.
Mengapa tidak saling mengingatkan ?

First, how ? analysis. If you angry passionate, keep patience.
Then.. Back to God Allah SWT.

God willing, we will be good.