Kamis, 31 Oktober 2019

Dering hati, getar jiwa, langkah lara. Tanpa sendu ku menaruh rasa percaya. Pada diri ini yang penuh tanda cinta.

Hello world, i hope you can save me.
Ya, di Bumi Pasundan.

Tentang rasa kecewa. Perlu waktu untuk merubahnya, menjadi sebuah kebanggaan tanpa perlu ditanya mengapa.

Awal jenjang akhir SMA, 4 hari sebelum hari pertama. Mama memintaku untuk ke Bandung saat itu juga. Sebelum aku disibukkan dengan turor, private, toufl, etc. It's okayy.
Kunjungan terakhir Mama, Uak menyebut namaku dan menanyakan kabar. So, mau gimana. Semua schedule kepanitiaan MPLS aku cancel dan replotting. 

November 2018, LULUS. Ya, sekata penuh makna. Telkom University S1 MBTI.
Just a little smile and I must be Istikharah.

Setengah tahun sebelum keberangkatan, Uak menghembuskan nafas terakhir. Saat dimana sekolahku sedang ada kegiatan faculty fair. Tangis kesedihan membendung kelopak mata. Rencana liburan untuk berkunjung kembali ke Bandung batal. Rescedule saat itu juga.

Keberangkatan yang sangat tidak diharapkan. 

One of the reason, maybe. Yes, look after her lover.

Out from all the reason.

This is optimum of my struggle. And this is God's answer.
Mengenai takdir ? Mengapa mempertanyakannya.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).

Kembali pada diri ini, yang tak mengerti bagaimana kembali pada sebuah kenyataan. Almet warna karung goni. Aku kira itu yang akan kukenakan. Proud style didepan gedung grha sabha, memeluk ijazah dan menggandeng mama papa. Only dreams go by.

Mencari jati diri. Menemukan apa yang harus aku dapati. Keep enjoying this life. Bukan mengikuti alur yang ada, akulah yang membuat alur ada. 

Bukan kedatanganku, kedatanganmulah Bandung.

Welcome.

Assalamu'alaikum . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates